Sony: 27 Persen Pelaku Selfie Butuh Lampu Flash

Flash light kamera diharapkan bisa memberi pencahayaan yang cukup.

Oleh : Siti Sarifah Alia, Agus Tri Haryanto
Sony: 27 Persen Pelaku Selfie Butuh Lampu Flash

Selfie bagaikan virus yang dapat menyebar secara cepat menjangkiti setiap orang. Time Magazine mengungkapkan kata ‘selfie’ meroket hingga 17 ribu persen, yang kemudian dinobatkan sebagai Top 10 Buzzwords pada 2012.

November 2013, kata ‘selfie’ dinobatkan sebagai “Word of the year” oleh Oxford English Dictionary. Bahkan, Huffington Post pernah memberitakan bahwa orang yang pertama kali melakukan selfie adalah Robert Cornelius, pionir fotografi pada tahun 1839, yang menggunakan Daguerrotype.

“Selfie saat ini sudah menjadi tren,” ungkap Ika Paramita, Marketing Manager Sony Mobile Communications Indonesia di Kuningan City, Jakarta 27 Agustus 2014.

Berdasarkan data statistik yang dimiliki Sony, sekitar 47 persen orang dewasa mengaku melakukan selfie, 40 persen mereka yang yang berusia 18-24 memilih selfie, setidaknya seminggu sekali. Sedangkan wanita lebih sering melakukan selfie ketimbang pria.

Untuk mendukung kegiatan selfie, Sony mengatakan kamera di smartphone menjadi faktor utama. Sony menghimpun data survei mengenai pendukung aksi ini.

Menurut data tersebut, sekitar 27 persen pengguna membutuhkan lampu kilat untuk pencahayaan cukup, 27 persen membutuhkan tambahan efek gambar, 23 persen lensa kamera bersudut luas, 12 persen ambil banyak foto dengan satu klik tombol, dan tujuh persen berbagi foto melalui media sosial.

“Saya yakin smartphone saat ini, bisa digunakan untuk selfie,” ucap Ringgo Agus Rahman yang menjadi Brand Ambasador Sony.

Sony juga memaparkan, setidaknya ada 6 Top Tren Selfie, yakni orang yang memamerkan pemandangan (The Beach Brag), selfie dengan muka bebek atau manyun (Duckface), memperlihatkan tubuh atletis atau gaya hidup sehat (The Healthie). Lalu ada orang yang selfie didepan kaca (Dressing Room Selfie), foto makanan (Foodie Selfie), dan selfi ala selebritis (Celebrity Selfie).

Maka, untuk memfasilitasi ‘sakau’-nya pengguna akan selfie, Sony Mobile Communications meluncurkan Sony Xperia C3 yang dipersenjatai pendukung selfie seperti kamera utama 8MP dan kamera 5MP.

Sony Xperia C3 tersedia secara global mulai bulan September tahun ini dengan dibandrol harga Rp3.799.000 untuk single SIM dan Rp3.899.000 untuk dual SIM.

Share This